Arsip Penulis:

Pelantikan Wakil Sekretaris Pengadilan Agama Selong

Selong | pa-selong.go.id
Pada hari ini jumat tanggal 31 Mei 2013 berdasarkan Surat Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : 028/SEK/Peng.06.1/V/2013, tanggal 2 Mei 2013, Ketua Pengadilan Agama Selong mengambil dan Melantik sumpah Saudara RASYID RIDHO, SIP untuk menduduki jabatan Wakil Sekretaris Pengadilan Agama Selong dalam acara pelantikan ini yang bertindak sebagai rohaniwan adalah Suadi, S.Ag sedangkan saksi-saksinya adalah M. Nasir, SH dan Marzuki, SH.

Acara pelantikan ini cukup meriah karena dihadiri oleh semua pihak yaitu Ketua, Wakil Ketua, Hakim, Pansek dan segenap pejabat Fungsional dan Struktural serta Karyawan/karyawati Pengadilan Agama Selong dan lebih-lebih yang menjadi kehormatan bagi Pengadilan Agama Selong bahwa pengambilan sumpah dan pelantikan ini dihadiri pula oleh Ketua, Wakil Ketua, Pansek serta Karyawan Pengadilan Agama Taliwang.

Seusai pengambilan sumpah dan pelantikan Ketua PA Selong (Drs. A Saefullah, ANK, SH) menyampaikan dalam sambutannya mengucapkan selamat dan mengharapkan kepada pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan tugasnya dengan aktif, kreatif, bijak selektif dan obyektif untuk kebaikan dan kemajuan PA Selong kedepan khususnya dan PTA Mataram Umumnya.

Acara ini ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Saudara H. Awaluddin, S.SY dan dilanjutkan dengan acara ucapan selamat dari seluruh peserta yang ada kepada pejabat yang baru dilantik dengan didampingi istrinya

Pelantikan Kaur Umum dan Kaur Keuangan PA Badung

Badung | pa-badung.go.id
Kamis, 30 Mei 2013, PA Badung melaksanakan acara pelantikan Kepala Urusan Umum dan Kepala Urusan Keuangan. Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Ketua PA Badung, Drs. H. Moh. Hifni, MA dan dihadiri oleh Wakil Ketua, Bapak/Ibu Hakim, Pansek, Pejabat Struktural dan Fungsional PA Badung serta Karyawan/Karyawati PA Badung. Pelantikan Acara dimulai pukul 08.00 Wita dan bertempat di ruang sidang PA Badung.

Pejabat yang dilantik adalah Lukman Hariadi Putra, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Urusan Umum PA Badung dan dimutasi/rotasi menjadi Kepala Urusan Keuangan dan Perencanaan PA Badung berdasarkan SK Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram Nomor : W22-A/608/KP.04.6/SK/IV/2013 tanggal 15 April 2013. Sedangkan Muzakki, S.Ag yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Urusan Keuangan dan Perencanaan PA Badung dimutasi menjadi Kepala Urusan Umum PA Badung berdasarkan SK Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram Nomor : W22-A/609/KP.04.6/SK/IV/2013 tanggal 15 April 2013.

Dalam sambutannya, Ketua PA Badung mengucapkan selamat kepada Pejabat yang baru dilantik. Beliau juga menjelaskan pentingnya tugas masing-masing Kepala Urusan dalam meningkatkan kinerja PA Badung secara umum. DI akhir sambutan, beliau berharap agar semua pegawai melakukan pekerjaan dengan senang hati dan mengedepankan kejujuran, sehingga gaji yang diterima menjadi barokah.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh H. Maftuh, SH., MEI dan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada Pejabat yang dilantik oleh seluruh  karyawan/karyawati PA Badung.

Alih Tugas Wakil Sekretaris PA Karangasem

Karangasem | pa-karangasem.go.id (29/05)
Ruang sidang utama PA Karangasem siang itu kembali diliputi rasa haru. Suasana sedih, haru, menghiasi acara Pelepasan sekaligus Penghantar Tugas Bapak Husninas, S.Ag., Wakil Sekretaris PA Karangasem yang berpindah tugas sebagai Wakil Sekretaris PA Sumbawa Besar Kelas 1-B. Acara tersebut diselenggarakan pada Rabu siang 29 Mei 2013, yang dihadiri oleh seluruh komponen keluargaPA Karangasem.

Bapak Drs. Napsiah (Pansek) dalam kesempatan menyampaikan kesan dan pesan mewakili pegawai yang ditinggalkan, beliau menyampaikan apresiasinya atas kerja keras Wasek yang hanya 2 tahun menjabat di PA Karangasem, namun telah banyak menghasilkan hal positif, diantaranya selesainya pembangunan gedung kantor tanpa meninggalkan masalah. Selain itu dalam pesannya, beliau meminta agar selalu konsisten bekerja dengan baik, dan selalu menjaga silaturrahmi.

Pada kesempatan berikutnya, Bapak Husninas menyampaikan kesan-kesannya selama menjabat di PA Karangasem. Beliau sangat bangga pernah menduduki kursi Wasek PA Karangasem. Beliau ungkapkan bahwa disini beliau memiliki rekan kerja yang profesional, seperti itu beliau memuji pegawai-pegawai lainnya. Ungkapan terima kasih tak putus-putus dari lidahnya selama beliau berdiri di depan para hadirin, hingga tak terasa air mata menetes dari balik kacamatanya. Saat itu tampak rasa haru menghiasi suasana siang itu. “mohon ijin Bapak Ketua, hanya kata ini ‘Sungguh mengagumkan’ yang bisa saya ungkapkan bagi rekan-rekan disini”, ungkap beliau sembari melepas kacamatanya. Tak ketinggalan pula beliau menceritakan awal mula menginjakkan kaki di Karangasem hingga menemukan tempat tinggal yang layak.

Memasuki acara berikutnya, dalam sambutannya Bapak KPA Karangasem Drs. H. Taufiqurrohman, SH. menyampaikan 3 pesan Rasulullah SAW, dan 3 pesan beliau sendiri untuk Bapak Husninas, sebagai bekal di tempat yang baru. Anas Bin Malik sahabat Rasulullah SAW, memohon bekal ketika akan melakukan perjalanan. Rasulullah menjawab dengan 3 (hal):

  1. Semoga Allah memberi bekal ketakwaan,
  2. Semoga Allah mengampuni dosa-dosamu, dan
  3. Semoga Allah mempermudah segala urusanmu.

Bapak KPA dalam pesannya menerangkan, untuk menjaga sikap yang konsisten atau istiqomah, maka cara yang terbaik adalah dengan senatiasa membaca Al-Qur’an. Karena iman seseorang terkadang naik dan turun. Al-Qur’an adalah obat bagi hati yang gelisah. Pesan yang kedua yaitu agar selalu menjaga kredibilitas, menjaga kepercayaan orang lain. Dan yang terakhir yaitu bertanggung jawab. Hal ini sangat penting dalam menjalankan amanah yang dipercayakan kepada kita.

Dan pada akhirnya seluruh yang hadir dalam acara itu memberikan ucapan selamat kepada Bapak Husninas, atas promosinya ke PA Kelas 1-B tersebut. Semoga dapat menjalankan tugas dengan baik, karier selalu meningkat, dan tentunya semoga selalu mendapatkan berkah dari Allah SWT. Amin ya Robbal Alamin. Selamat bertugas, dan selamat jalan, doa kami selalu menyertai. (suju_teamit)

Undangan: Acara Pembinaan Waka MA RI Bidang Non Yudisial

Nomor: W22-A/830/HM.Ol.lN/2013
Perihal: Undangan

Nama File: Undangan_KPA_Pansek_2013-05-28.pdf

Ralat Pemanggilan Peserta Bimtek Yustisial,Hisab Rukyat,Pola Bindalmin dan Kejurusitaan

Kepada Yth.

Ketua Pengadilan Agama Denpasar, Bima, Sumbawa Besar

Dompu dan Taliwang

Masing-masing di Tempat.

 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Menunjuk surat Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram Nomor : W22-A/824/PP.00/IV/2013 tanggal 27 Mei 2013 perihal peserta bimbingan teknis yustisial, hisab rukyat, pola bindalmin dan kejurusitaan,….selengkapnya disini

Pemanggilan Peserta Bimtek Yustisial, Hisab Rukyat, Pola Bindalmin dan Kejurusitaan

Kepada Yth.

Ketua Pengadilan Agama se wilayah PTA Mataram

masing-masing di tempat.

 

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

 

Sehubungan dengan penyelenggaraan kegiatan Bimbingan teknis Yustisial,Hisab Rukyat bagi Hakim, Pola Bindalmin bagi Panitera/Panitera Pengganti dan kejurusitaan bagi jurusita/jurusita pengganti se wilayah Pengadilan Tinggi Agama Mataram..selengkapnya disini

 

 

Empat Kriteria Manusia Terhadap Ilmu Pengetahuan

Karangasem | pa-karangasem.go.id (27/05)
Pada hari Senin tanggal 27 Mei 2013, apel rutin yang biasa diselenggarakan oleh Pengadilan Agama Karangasem dihadiri oleh semua pegawai  Pengadilan Agama Karangasem dan bertindak sebagai Pembina apel adalah Bapak Wakil Ketua Pengadilan Agama Karangasem.  Dalam pembinaannya, Pembina apel menyampaikan tentang  4 kriteria manusia dalam menyikapi ilmu pengetahuan  sebagaimana dikutip pendapat Imam Al Ghazali.

Ke empat tersebut adalah :

  1. Orang yang tahu dan dia tahu kalau dirinya tahu. Mereka ini adalah orang yang “alim” /mengetahui. Terhadap orang ini, yang harus kita lakukan adalah mengikutinya terutama kita yang butuh banyak ilmu.
  2. Orang yang tahu tetapi dia tidak tahu bahwa dirinya tahu. Kelompok ini diibaratkan sebagai orang yang tertidur sehingga perlu dibangunkan.
  3. Orang yang tidak tahu tetapi dia tahu (sadar diri) bahwa dirinya  tidak tahu. Kelompok ini merupakan orang yang masih awam /lemah pengetahuannya.
  4. Orang yang tidak tahu dan dia tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu. Kelompok ini merupakan kelompok yang paling buruk dan  fatal karena ia selalu merasa mengerti, merasa benar, merasa memiliki ilmu padahal tidak tahu apa-apa. Dan biasanya kelompok ini mudah terbawa kesesatan.

 

Selanjutnya diakhir pembinaannya beliau mengajak kepada seluruh peserta apel agar merenungkan dari 4 kelompk tersebut termasuk kelompok manakah diri kita  sebagai evaluasi dan instropeksi diri kita masing-masing terutama dalam mengimplementasikan pada pekerjaan kantor. (mjy_teamit)

Sosialisasi Hasil Pelatihan SAKIP di Mataram

Karangasem | pa-karangasem.go.id (28/05)
Siang itu, sebagai pembuka, Bapak Panitera/ Sekretaris Drs. Napsiah menyampaikan hal-hal terkait pelatihan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diikutinya bersama dengan Wakil Sekretaris, Wakil Panitera, dan Kaur Umum di Hotel Jayakarta Lombok Barat pada tanggal 20-22 Mei 2013 yang diadakan oleh PTA Mataram. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan pada hari Selasa, 28 Mei 2013 di ruang sidang PA Karangasem dan dihadiri oleh seluruh jajaran.

Adapun manfaat dilaksanakannya Bimtek SAKIP ini yaitu untuk meningkatkan kinerja/ akuntabilitas kinerja aparatur. Bimtek ini bertujuan juga untuk meningkatkan profesionalisme aparat peradilan. Unsur pimpinan harus melibatkan diri dalam penyusunan LAKIP, sebagai output dari SAKIP. Oleh karena pentingnya SAKIP ini, maka kinerja harus dipertahankan.

Pada kesempatan berikutnya, Bapak Lalu Munawar, S.Ag. (Wakil Panitera) menyampaikan bahwa LAKIP disusun berdasarkan DIPA 04 yang berisi kegiatan antara lain sidang keliling, perkara prodeo, dan penyelesaian perkara. Karenanya, penyusunan LAKIP harus berdasarkan tupoksi Peradilan yaitu penyelesaian perkara, yang juga dilengkapi dengan pelaksanaan administrasi perkantoran. Dalam LAKIP berisi Renstra (Rencana Strategis), Renjang (Rencana Jangka Panjang), dan IKU (Indikator Kinerja Utama).

Bapak Husninas, S.Ag. (Wakil Sekretaris) dalam kesempatan selanjutnya menyampaikan bahwa Renstra PA Karangasem berisi penentuan visi dan misi, tujuan, dan sasaran. IKU adalah point LAKIP yang terkait dengan DIPA 04. Dalam IKU mencakup penyelesaian perkara prodeo dan sidang keliling, rencana penetapan kinerja, pembuatan rencana kinerja tahun berikutnya, dan pengukuran kinerja/ evaluasi. (suju_teamit)

Ekspose Hasil Pengawasan HAWASBID di Pengadilan Agama Klungkung


Ketua PA Klungkung Drs. H. Muhammad, MH (Tengah), Panitera/Sekretaris Drs. Jumardi (Kanan),
dan Rajabudin, S.H.I (Kiri) pada acara Ekspose Hawasbid Triwulan I Tahun 2013.

Semarapura|pa-klungkung.go.id
Setelah mengalami beberapa kali penundaan, acara ekspose hasil pengawasan Triwulan I oleh Hakim Pengawas Bidang (HAWASBID) Pengadilan Agama Klungkung dapat terlakasana. Sedianya acara tersebut dilaksanakan pada pertengahan bulan April lalu, namun dikarenakan adanya libur lokal khususnya di daerah Bali dan bannyaknya kegiatan pembinaan teknis di PTA Mataram yang diikuti oleh para pejabat dan staf menyebabkan kegiatan tersebut baru terlaksana pada (24/05/2013). Bertempat diruang sidang, acara ekspose tersebut berlangsung dari pukul 10.00 – 15.00 WITA dihadiri oleh seluruh karyawan/karyawati.   

Komposisi Hakim Pengawas Bidang pada tahun 2013 mengalamai sedikit perubahan pada tahun sebelumnya, berdasarkan Surat Keputusan Ketua Pengadilan Agama Klungkung Nomor : W22-A12/PS.00/SK/I/2013 Tanggal 2 Januari 2013, Titik Nurhayati, S.Ag. MH sebagai Hakim Pengawas Bidang Administrasi Persidangan, Hj. Mahmudah Hayati, S.Ag Hakim Pengawas Bidang Administrasi Perkara, Dahron, S.Ag sebagai Hakim Pengawas Bidang Keuangan, Sugianto, S.Ag sebagai Hakim Pengawas Bidang Administrasi Umum, dan Rajabuddin, S.H.I sebagai Hakim Pengawas Bidang Manajemen Peradilan dan Pelayanan Publik.

 

Beberapa Temuan Hakim Pengawas Bidang.

Berikut ini paparan dari para Hakim Pengawas terhadap beberapa temuan dalam penngawasannya:  

Bidang Administrasi Persidangan : Penulisan nama para pihak pada SKUM yang berbeda dalam surat gugatan, Nama Jurusita Pengganti pada lembar surat penunjukan Jurusita Pengganti, Nomor perkara yang tidak sama sampul berkas, sampul bundel A dengan nomor perkara pada surat gugatan.

Bidang Administrasi Perkara : Pada Register Induk Perkara Gugatan Perkara No 03/Pdt.G/2013 identitas alamat kurang lengkap, Pada Buku Induk Keuangan sesuai pedoman Buku II Terdapat 2 perkara yang salah dalam penulisan singkatan panggilan Tergugat/Termohon dan 1 perkara yang salah dalam penulisan kode jenis perkara. Sementara pada laporan LI PA 1 terdapat 2 dalam penulisan tanggal sidang tidak sesuai dengan register perkara gugatan.

Bidang Keuangan : Pembukuan bendahara ditemukan kesalahan penulisan nilai pada beberapara transaksi antara Buku Kas Umum (BKU) Bendahara Pengeluaran dengan kwitansi yang berbeda, serta penulisan uraian belanja tidak terperinci atau sesuai dengan kwitansi belanja.

Bidang Umum : Belum adanya Buku Induk Daftar perpustakaan secara manual, Terdapat Beberapa Daftar Barang Ruangan DBR yang belum diperbaharui, dan terdapat nilai BMN berupa kendaraan Roda 4 yang tidak wajar 1 rupiah.     

Bidang Manajemen Peradilan dan Pelayanan Publik : Pada data kepegawaian dan Struktur Organisasi belum diperbaharui, Papan nama dan informasi kehadiran pejabat belum ada, Terdapat jabatan yang masing kosong seperti Wakil Ketua, Panmud Gugatan dan Kaur Kepegawaian

Pada kesempatan yang sama diakhir acara, Ketua PA Klungkung Drs. H. Muhammad, SH., MH menyampaikan beberapa hal terkait dengan hasil pengawasan oleh Hakim Pengawas Bidang, “Pengawasan bukan dimaksudkan untuk mencari kesalahan, akan tetapi bertujuan untuk melakukan fungsi pengawasan sekaligus pembinaan guna memperbaiki kinerja agar menjadi lebih baik dan tidak menyimpang dari ketentuan peraturan yang berlaku. Terkait dengan beberapa temuan oleh Hakim Pengawas Bidang, ketua meminta kepada seluruh jajaran yang terkait supaya segera ditindaklanjuti, jangan ditunda-tunda. (hrpangin)

Posisi Penting Descente dalam Konstruksi Sebuah Putusan

Karangasem | pa.karangasem.go.id (23/05)
Di ruang sidang utama gedung PA Krs (23/05/2013), Bapak Ketua Pengadilan Agama Karangasem membuka acara Diskusi hukum tentang hukum acara perdata dan sekilas menjabarkan garis besar materi diskusi hukum yang akan dibahas. Beliau juga menyampaikan bahwa diskusi yang telah menjadi rutinitas mingguan termasuk dari kegiatan DDTK yangmana fungsi dan manfaatnya diharapkan akan dapat mendorong peningkatan kwalitas SDM para pegawai (khususnya para pejabat fungsional), karena pada dasarnya managemen SDM merupakan salah satu dari program prioritas Pengadilan Agama Karangasem.

Diskusi yang dimulai pada jam 8.30 tersebut membahas tentang Pemeriksaan setempat (Descente) yang disampaikan oleh pemakalah Anis Nasim Mahiroh, S.HI (Hakim PA. Krs). Dalam materinya pemakalah menyampaiakan bahwa descente secara yuridis formil bukan termasuk sebagai alat bukti sebagaimana yang disebutkan dalam pasal 1866 KUH Perdata atau pasal 164 HIR maupun pasal 283 R.Bg., walaupun demikian descente memainkan posisi urgent sebab hasil dari descente bisa dijadikan sebagai pengetahuan Majelis dalam mengkonstruksi sebuah putusan sehingga salah satu kehawatiran putusan illusoir semaksimal mungkin dapat dihindari.

Descente bertujuan untuk menguatkan atau memperjelas fakta/peristiwa maupun obyek gugatan. Jika menilik dari apa yang dijelaskan dalam SEMA No.7 Tahun 2001, bahwa sebenarnya tujuan inti dari pelaksanaan Descente adalah untuk menghindari terjadinya non-executable dalam menjalankan putusan perkara perdata yang telah berkekuatan hukum. Pemakalah juga menyampaikan tentang 4 (empat) hal yang menjadi catatan, salah satunya adalah kewajiban hakim komisaris untuk membuat akta pendapat tentang penilaian atas hasil Pemeriksaan Setempat (pasal 211 ayat (1) Rv) dalam praktik hal tersebut tidak dilaksanakan, namun lebih memilih memedomani pasal 180 ayat (2) R.Bg yakni pendapat hakim langsung ditulis dalam berita acara Pemeriksaan Setempat. 

Pembahasan diskusi hukum semakin hangat ketika session Tanya Jawab dibuka, baik para hakim maupun pegawai kepaniteraan terlihat antusias menanyakan prosedur pelaksanaan Pemeriksaan Setempat yang disampaikan oleh pemakalah dan juga hal-hal yang berkaitan dengan mekanisme descente yang terjadi di lapangan. Sehingga tidak terasa waktu yang telah dijadwalkan telah habis dan diskusi terpaksa harus diakhiri pada jam 9.30 walaupun terlihat masih ada yang mengangkat tangan (Nismacholid_teamit).