Arsip Penulis:

Eksekusi Pengedilan Agama Selong Berhasil

Selong | pa-selong.go.id
Berdasarkan Surat Penetapan Ketua Pengadilan Agama Selong tanggal (28 Maret 2013) tentang perintah pelaksanaan eksekusi Nomor 485/Pdt.G/2009/PASEL, tertanggal 09 April 2012  untuk melaksanakan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 222/K/AG/2011, tanggal 31 Oktober 2011 jo. Putusan Pengadilan agama Mataram Nomor : 77/Pdt.G/2010/PTA.MTR tanggal 22 Desember 2010, jo Putusan Pengadilan agama Selong, Nomor : 485/Pdt.G/2009/2009 PA.SEL tanggal 17 Maret 2010. Jurusita Pengadilan Agama Selong BQ. SUHARTI, S.Ag sebagai eksekutor terhadap obyek sengketa  berupa tanah sawah seluas 160,5 are dan tanah Kebun 67 Are yang berlokasi di Desa Sukadana Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur.

Eksekusi terhadap putusan tersebut sudah dilaksanakan sebanyak enam kali akan tetapi gagal disebabkan karena Termohon eksekusi mengerahkan masa dan pihak keamanan merekomendasikan bahwa pelaksanaan eksekusi tersebut tidak bisa dilaksanakan karena keamanan tidak kondusif yang dikhawatirkan terjadi kontak fisik antara belah pihak. Akan tetapi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pada eksekusi kali ini dilaksanakan dengan persiapan yang matang,  Kapolres Lombok Timur disamping mengerahkan Anggota BRIMOB, DALMAS dari POLRES Lombok Timur juga menurunkan anggota POLWAN yang langsung dipimpin oleh WAKA POLRES Lombok Timur.

Dengan dihadiri oleh pihak Penggugat maupun pihak Tergugat serta para saksi, pelaksanaan eksekusi diawali dengan pembacaan Berita Acara eksekusi dan dilanjutkan dengan pengecekan dan pengukuran objek sengketa yakni sebidang Tanah Sawah, Sempat terjadi bentrok antara Termohon eksekusi dan pihak keamanan bahkan pihak keamanan sampai melepaskan tembakan gas air mata. Pada eksekusi kali ini obyek sengketa yang berhasil dilaksanakan hanya tanah sawah  yang seluas 160,5 are sedangkan tanah kebun yang 67 are tidak dapat dilaksanakan karena masa dari pihak Termohon eksekusi yang begitu banyak dilokasi tersebut karena lokasi tersebut sudah menjadi perkambungan warga setempat. Walaupun hanya tanah sawah saja yang berhasil di eksekusi kami dari pihak Pengadilan Agama selong mengucapkan terima kasih kepada pihak Kepolisian, yang ikut serta membantu didalam menjalankan salah satu bagian dari tugas pokoknya yang sebagaimana diamanatkan didalam Undang-undang tentang Peradilan Agama bahwa Peradilan Agama dalam hal ini Pengadilan Agama selong diatur keberadaannya dan kewenangannya berdasarkan UU No. 7 Tahun 1989 yang disempurnakan dengan UU No. 3 Tahun 2006. (admin.iz)

Kunjungan Keluarga Besar PA Karangasem ke Kediaman Salah Seorang Hakim

Karangasem | pa-karangasem.go.id
Keluarga Besar Pengadilan Agama Karangasem pada hari Kamis tanggal 11 April 2013 melakukan kunjungan ke kediaman H. M. Muhibuddin, S.Ag.,SH.,M.SI. yang beberapa bulan yang lalu mengalami sakit dan sempat dirawat di salah satu Rumah Sakit di daerah Malang Jawa Timur. Dalam kesempatan itu Bapak Drs. H. Taufiqurrohman, SH. (Ketua Pengadilan Agama Karangasem) menyampaikan permohonan maaf kepada Bapak H. M. Muhibuddin karena baru sekarang kawan-kawan PA mengunjungi bapak, Alhamdulillah tradisi kawan-kawan PA di sini kalau ada di antara kawan-kawan ataupun keluarganya yang sakit kami selalu mengunjunginya karena itu Ajaran Rasulullah SAW. Sehingga Rasulullah SAW bersabda ada 6 (enam) hak orang muslim bagi sesama orang muslim sebagai berikut :

ﺤﻖﺍﻠﻤﺳﻠﻢ ﻋﻠﻰ ﺍﻠﻤﺳﻠﻢ ﺴﺖ ﺍﺬﺍ ﻠﻗﻳﻪ ﻔﺳﻠﻢ ﻋﻠﻳﻪ ﻮﺍﺬﺍ ﺪﻋﺎﻚ ﻔﺄﺟﺒﻪ ﻮﺍﺬﺍ ﺴﺗﻨﺻﺤﻚ ﻔﺎﻨﺻﺤﻪ ﻮﺍﺬﺍﻋﻄﺶ ﻔﺤﻤﺪ ﺍﻠﻠﻪ ﻔﺸﻣﺗﻪ ﻮﺍﺬﺍﻣﺮﺾ ﻔﻌﺪﻩ ﻮﺍﺬﺍ ﻣﺎﺖ ﻔﺎﺗﺒﻌﻪ

Artinya :

Hak seorang Muslim terhadap sesama Muslim itu ada lima yaitu :

  1. Jika kamu bertemu dengannya maka ucapkanlah salam.
  2. Jika ia mengundangmu maka penuhilah undangannya.
  3. Jika ia meminta nasihat kepadamu maka berilah ia nasihat.
  4. Jika ia bersin dan mengucapkan “ Alhamdulillah “ maka do’akanlah dia dengan “ Yarhamukalloh “.
  5. Jika ia sakit maka jenguklah dia.
  6. Jika ia meninggal dunia maka iringilah jenazahnya.

Islam adalah Agama yang sangat menekankan terwujudnya persaudaraan dan kasih sayang, selalu mendorong pemeluknya untuk mewujudkan dan memelihara persaudaraan dan kasih sayang. Oleh karena itu, Islam mensyari’atkan beberapa amalan yang dapat mewujudkan persaudaraan dan kasih sayang tersebut. Hadits ini menjelaskan hal-hal yang dapat meneguhkan persaudaraan dan kasih sayang, yaitu melaksanakan kewajiban-kewajiban sosial terhadap sesama Muslim.

Kemudian setelah Taushiyah Bapak Ketua Pengadilan Agama Karangasem memimpin pembacaan do’a sebagai penutup.

Sosialisasi Hasil Bimtek Kompetensi Panitera Pengganti Peradilan Agama

Karangasem | pa-karangasem (04/04)
Bertempat di Ruang Sidang PA Karangasem, Kamis (04/04), dilakukan kegiatan Sosialisasi hasil Bimbingan Teknis Kompetensi Panitera Pengganti Pengadilan Agama tahun 2013. Sosialisasi ini dilakukan setelah Panitera Pengganti Pengadilan Agama Karangasem, Aimatus Syaidah, S.Ag. mengikuti pelatihan  bimbingan teknis kompetensi Panitera Pengganti di Yogyakarta pada tanggal 19-22 Maret 2013. Acara yang dimulai pukul 09.00 wita tersebut dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, Hakim, Panitera Sekretaris  dan seluruh Pejabat Struktural dan Fungsional serta seluruh karyawan dan karyawati Pengadilan Agama Karangasem.

Pada kesempatan awal KPA Karangasem menjelaskan ini terlaksana dengan tujuan meningkatkan pengetahuan aparat peradilan sehingga meningkat pula keterbukaan informasi dan pelayanan terhadap publik sehingga terwujud peradilan yang profesional dan moderen. Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang berharga bagi para pegawai guna menambah wawasan yang tentunya akan menjadi modal berharga untuk warga Pengadilan Agama Karangasem sehingga diharapkan tidak terjadi ketidaktahuan dalam pelaksanaanya. Untuk itu sebagai panitera pengganti, tugasnya mempunyai peranan yang tidak kalah pentingnya dari seorang hakim dan atas hal tesebut tentunya menjadikan sebuah kewajiban bagi seorang panitera pengganti.

Selaku pengisi materi sosalisasi hasil BimTek Kompetensi Panitera/PP, Aimatus Syaidah, S.Ag. Panitera Penggati PA Karanagsem menjelaskan secara umum kegiatan ini diadakan sebagai upaya untuk meningkat kualitas tenaga teknis, kualitas pelayanan sehingga dapat meminimalisir keterlambatan dalam pembuatan putusan, kemudian beliau juga menjelaskan Tugas Pokok Panitera Pengganti yang diantaranya Tugas sebelum persidangan, Tugas dalam persidangan, Tugas pasaca persidangan. Sosialisasi ini bertujuan sebagai penyempurnaan kegiatan yang dilaksanakan agar sesuai prosedur yang ada. Dan juga diharapkan dapat memberikan pengalaman yang berharga bagi para pegawai guna menambah wawasan.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Sesi Tanya jawab, dimana diberikan kesempatan kepada seluruh audience untuk menyampaikan pertanyaan, atau tanggapan lainnya yang berkaitan dengan hasil Bimtek Kompetensi Panitera Pengganti. Diakhir sosialisasi tersebut, Ketua Pengadilan Agama Karangasem Drs. H. Taufiqurrohman, SH. mengharapkan agar sosialisasi kali ini dapat menambah ilmu pengetahuan. Beliau juga mengingatkan kepada keluarga besar PA Karangasem  bahwa agar selalu meningkatkan kualitas ilmu pengetahuan agar memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.(tim-it)

PTA Mataram Gelar Bimtek Manajemen Kepegawaian Peradilan Agama

Senggigi | pta-mataram.go.id (03/4)
Berdasar pada Surat Keputusan Ketua PTA Mataram Nomor: W22-A/467/PP.01.3/SK/III/2013 tanggal 25 Maret 2013, Pengadilan Tinggi Agama Mataram menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Manajemen Kepegawaian. Berlangsung selama 3 hari (03 – 05 April 2013), Bimtek yang berlangsung di Hotel Jayakarta Senggigi Lombok ini dibuka langsung oleh Ketua PTA Mataram, Drs. H.A. Karim A. Razak, SH., MH.

Peserta Bimtek berjumlah 80 orang, masing-masing  8 orang dari PTA Mataram dan 72 orang dari Pengadilan Agama se Wilayah PTA Mataram terdiri dari Panitera/Sekretaris, Wakil Sekretaris, Kasubbag/Kaur Kepegawaian dan operator Aplikasi SIMPEG. Nasasumber Bimtek antara lain, Subeno Trio Leksono, SH., MM. (Kasi Data & Informasi Tenaga Teknis Ditjen Badilag), Sunantara, SH., MH. (Widyaiswara Badan Litbang Diklat Kumdil MA RI) dan Ferry Firdaus, S.Pd., M.Ed. (Widyaiswara LAN).

Dalam sambutan pembukaan Bimtek ini, KPTA Mataram menyampaikan bahwa Mahkamah Agung RI selama ini dari tahun ke tahun selalu berusaha dan berupaya untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme para aparat peradilan dengan maksud agar dapat memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat, termasuk di wilayah PTA Mataram ini. Mahkamah Agung RI dalam tahun 2013 ini telah menyiapkan kegiatan Bimtek/Pelatihan banyak sekali di seluruh Indonesia. Untuk wilayah PTA Mataram ada 13 Bimtek dan pelaksanaan Bimtek yang sekarang akan berlangsung ini ádalah merupakan Bimtek yang pertama untuk wilayah PTA Mataram pada tahun 2013.

Penyediaan informasi kepegawaian dalam Aplikasi SIMPEG masih belum optimal, hal ini disebabkan karena masih belum memadainya kualitas SDM Operatornya, begitu pula dengan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) masih belum sempurna.

Penyelenggaraan Bimbingan Teknis Pengelolaan Manajemen Kepegawaian Peradilan Agama ini dimaksudkan agar para peserta memiliki kemampuan dan menguasai pedoman tentang tata cara pengelolaan data kepegawaian peradilan agama secara online serta tata cara penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) sesuai yang diamanatkan oleh Peraturan Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor 002 Tahun 2012 Tentang Pedoman Penyusunan Standar Operasional Prosedur di Lingkungan Mahkamah Agung RI dan Badan Peradilan yang berada di bawahnya.

Semangat perubahan untuk maju harus bulat pada diri dan staf kita, demikian pula semangat untuk meraih prestasi yang lebih baik, haruslah kita miliki karena semua kesuksesan adalah dimulai dari mimpi dari semangat, tekad yang kuat dan kerja keras kita.

KPTA Mataram berharap kepada peserta Bimtek baik Pantera/Sekretaris, Wakil Sekretaris, Kasubbag/Kaur Kepegawaian dan Operator SIMPEG, agar dapat mengikuti Bimtek dan pembekalan dari para Narasumber serius dan bersunguh-sunguh. Apabila kita serius dan fokus, maka insta Allah hasilnya akan baik dan menggembirakan.

Lebih lanjut KPTA Mataram menyampaikan terima kasih kepada para Narasumber dari LAN, Pusdiklat Menpin Balitbang Diklat Kumdil dan Ditjen Badilag Mahkamah Agung RI yang telah siap dengan materi pembekalan/bimbingannya. Tidak lupa pula kepada panitia penyelenggara bersama para anggotanya yang telah menyiapkan segala sesuatunya, sehingga pelaksanaan Bimtek ini dapat diselenggarakan tepat waktu. (TWin)

PA Girimenang Sita Jaminan Tanah Wakaf Masjid Masjid Jami’ Baital Atiq


Pelaksanaan Sita Jaminan atas Tanah Wakaf Masjid Jami’ Baital Atiq,  Desa Gerung, Lombok Barat

Giri Menang | http://pa-girimenang.go.id 
Selasa, 02 April 2013, jam 11.30 WITA, atas perintah Ketua Majelis Hakim PA Giri Menang, memerintahkan kepada Jurusita Pengganti PA Giri Menang Sabri, SH., untuk melaksanakan Sita Jaminan atas obyek/barang-barang pada Perkara Nomor: 27/Pdt.G/2013/PA.GM antara: H. Lalu Achmad, SH., dkk Melawan Hamid Alkaf, dkk dalam perkara Wakaf.


Sabri, SH., Jurusita Pengganti PA Giri Menang membaca Berita Acara Sita Jaminan (Conservatoir Beslag)

Pelaksanaan Sita Jaminan ini merupakan tindakan sementara dengan maksud agar objek sengketa tidak dialihkan maupun dipindahtangankan sampai dengan adanya putusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap atas perkara tersebut. Adapun sita jaminan tersebut dilaksanakan berupa pecahan tanah wakaf Masjid Jami’ Baital Atiq yang belum digunakan, seluas ±943m2 diatasnya berdiri 6 (enam) rumah permanen yang terletak di Lingkungan Bagu, Kelurahan Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.


Tanah Wakaf Masjid Jami’ Baital Atiq, Desa Gerung, Lombok Barat

Pelaksanaan sita jaminan tersebut berlangsung lancar, dari Pengadilan Agama Giri Menang selain diikuti oleh Panitera/Sekretaris PA Giri Menang, Muksin, SH., juga didampingi oleh Lalu Muhtar Sanusi, SH., yang juga bertindak sebagai saksi. Dalam pelaksanaan sita jaminan ini para pihak mengikuti proses sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga pelaksanaan sita jaminan atas obyke/barang-barang tersebut dapat berjalan lancer dan sesuai rencana. (admin)

Majelis Hakim PA Karangasem Gelar Sidang Keliling di Aula Gedung Madrasah Ibtidaiyah Saranjawa Budakeling Karangasem

Karangasem | pa-karangasem.go.id
Majelis Hakim Pengadilan Agama  Karangasem menggelar sidang di Aula Madrasah Ibtidaiyah Banjar Sarenjawa, sidang dilaksanakan untuk mengadili perkara Cerai Gugat Nomor : 07/Pdt.G/PA.Krs. Majelis Hakim yang menangani perkara ini, Ketua : Drs. H. Taufiqurrohman ( Ketua Pengadilan Agama Karangasem), Anggota Majelis: Muhammad Harits, S.Ag. dan Drs. Ijma, SH., Panitera Sidang : Drs. Napsiah (Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama  Karangasem) sedangkan Jurusita Lalu Saaduddin. Lingkungan Banjar Saranjawa berada di Desa Budakling Kecamatan Bebandem Kabupaten Karangasem, secara geografis keberadaan banjar ini cukup jauh dari kantor Pengadilan Agama  Karangasem, sedangkan mata pencaharian kebanyakan warganya adalah tani, sehingga sebagian besar penduduknya tergolong masyarakat miskin.

Gelaran sidang yang dilaksanakan di luar Gedung Pengadilan Agama  Karangasem tersebut adalah implementasi Program Jastice for All dalam bentuk Sidang Keliling. Program ini sudah menjadi program prioritas Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung yang harus dilaksanakan oleh seluruh pengadilan agama, termasuk Pengadilan Agama  Karangasem. Sidang keliling yang telah dilaksanakan pada hari Senin tanggal 1 April 2013 tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat pencari keadilan yang tidak mampu secara ekonomis dalam menjalankan proses hukum di pengadilan. Sebagaimana dimaklumi bahwa berperkara di pengadilan membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan waktu yang cukup lama dan kebanyakan masyarakat menempuh jarak yang jauh dan sulit menuju kantor pengadilan, sehingga dengan adanya sidang keliling yang dilaksanakan dilingkungan pencari keadilan akan mengurangi ongkos transportasi dan menghilangkan hambatan lainnya.

Kegiatan sidang keliling di Lingkungan Banjar Saranjawa merupakan sidang keliling ke-2 yang dilaksanakan oleh majelis hakim Pengadilan Agama  Karangasem pada tahun 2013, Sebaimana pelaksanaan sidang keliling sebelumnya, sidang keliling di Lingkungan Banjar Saranjawa inipun disambut gembira oleh sebagian besar penduduk, hal demikian memberi kesan tersendiri, lebih-lebih karena mayoritas penduduknya adalah pemeluk Agama Hindu. Keberadaan warga Muslim di banjar tersebut sangat sedikit, akan tetapi dalam hal toleransi beragama sangat baik dan sudah terpelihara secara turun temurun,  sehingga bagi Pengadilan Agama Karangasem melaksanakan sidang di tengah lingkungan warga Hindu bukanlah suatu hal yang sulit. (dae neo)

Pemanggilan Peserta Bimtek Manajemen Kepegawaian

Kepada Yth.
Ketua Pengadilan Agama
se Wilayah Pengadilan Tinggi Agama Mataram

Nomor Surat : W22-A/476/KP.01.2/III/2013
Perihal : Peserta Bimbingan Teknis Manajemen Kepegawaian
Penerbit : Kesekretariatan PTA Mataram
     
Nama File : 2013-03-27_panggilan_bimtek_kepegawaian.pdf
    2013-03-27_Jadwal_Bimtek_Kepegawaian.pdf

 

Pemberitahuan Kegiatan LHKPN untuk PA se Provinsi Bali

Kepada Yth.
Ketua Pengadilan Agama
se Provinsi Bali

Nomor Surat : W22-A/465/HM.01.1/III/2013
Perihal : Kegiatan LHKPN
Penerbit : Kesekretariatan PTA Mataram
     
Nama File : 2013-03-25_Asistensi_LHKPN.pdf

 

PTA Mataram Gelar Rakor dengan Ketua PA dan Pansek se Wilayah

Mataram | pta-mataram.go.id (25/03)
Dengan agenda utama sosialisasi hasil rakor dengan pimpinan MA yang telah berlangsung di Jakarta beberapa waktu lalu, Pengadilan Tinggi Agama Mataram menggelar rakor dengan para Ketua Pengadilan Agama dan Panitera/Sekretaris se wilayah PTA Mataram. Acara yang berlangsung Senin (25/03/2013) di Ruang Aula PTA Mataram ini dipimpin langsung oleh KPTA Mataram Drs. H.A. Karim A. Razak, SH., MH. didampingi Wakil Ketua dan Pansek PTA Mataram.

Di hadapan peserta Rakor yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua dan Pansek Pengadilan Agama se wilayah PTA Mataram, Pansek PTA Mataram, H.A. Jakin Karim, SH., MH., menyampaikan bahwa penggunaan DIPA harus berorientasi pada outcome, karena memang pelayanan kita berbasis kinerja. Bahwa pelayanan itu bisa tercipta dengan adanya kinerja yang baik, ada input, output dan outcome yang jelas dan dapat diukur. Jadi penyerapan dana DIPA juga harus diimbangi dengan pelayanan yang baik.

Lebih Lanjut H.A. Jakin Karim, menyampaikan tentang mata anggaran yang menyangkut Sidang Keliling dan Prodeo agar direncanakan dengan sebaik-baiknya. Jika ternyata penyerapan rendah harus segera dilaporkan ke tingkat banding supaya dapat dilakukan revisi.

Monitoring dan evaluasi agar ditingkatkan dan kiranya Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Agama turut mengawasi pelaksanaannya, karena DIPA bukan hak milik tetapi titipan Eselon I, maka harus dibentuk tim dan harus berhati-hati dalam pengelolaannya. Dalam hal rencana pembangunan gedung baru dan rehab beberapa Kantor Pengadilan Agama di wilayah Sumbawa dan Bali, maka dalam pelaksanaannya harus sesuai prototipe MA.

Sepanjang perencanaan baik maka revisi DIPA bisa diminimalisir, karena jika tidak akan timbul kesulitan-kesulitan dalam revisi tersebut, misalnya perubahan volume pada DIPA, karena sebenarnya merubah volume adalah kewenangan Eselon I. Dalam hal pelaksanaan SAKIP yang akan dituangkan ke dalam LAKIP kiranya dapat dibentuk tim dalam penyusunannya dan evaluasinya sekarang menjadi kewenangan BPK. Disampig itu Pengadilan Agama juga harus mengantisipasi belanja pegawai terkait dengan rencana kenaikan gaji, kiranya bisa berkoordinasi dengan Pengadilan Tingkat Banding.

Sementara itu KPTA Mataram, Drs. H.A. Karim A. Razak, SH., MH. menyampaikan berbagai hal terkait dengan kegiatannya di Jakarta dalam bulan Maret ini antara lain: menghadiri pelantikan 8 orang Hakim Agung, menghadiri pemaparan Laporan Tahunan Ketua MA, mengikuti Pembinaan Ketua MA dan jajaran Pimpinan MA lainnya, Rapat Koordinasi dengan Dirjen Badilag,  menghadiri Pisah Sambut Dirjen Badilag baru, Seminar Perbankan Syariah dan Seminar IKAHI.

Dari hasil berbagai kegiatan itu, KPTA Mataram menyampaikan bahwa Ketua MA mengapresiasi Peradilan Agama atas telah dilaksanakannya penyerapan anggaran kita secara maksimal. Dari 3 satker terbaik dalam penyerapan anggaran itu antara lain PTA Ternate (99,84%), PT Maluku Utara (99,50%) dan PTA Bangka Belitung (99,23%). Sementera itu di tingkat MA penyerapan anggaran mencapai 95,07% (MA ranking ke-12 untuk seluruh satker seluruh Indonesia). Untuk wilayah PTA Mataram penyerapan anggarannya belum optimal, untuk itu KPTA Mataram berharap kiranya dalam pelaksanaan anggaran dalam tahun 2013 ini dapat direalisasikan secepat-cepatnya.

Dari hasil pertemuannya di Jakarta, lebih lanjut KPTA Mataram juga menyampaikan masih lemahnya satker-satker di daerah dalam perencanaan anggaran. Masih adanya beberapa satker yang dalam pelaksanaan proyek belum bersertifikat, adanya gambar-gambar bangunan dalam pengadaan gedung  belum mendapatkan pengesahan Dinas PU setempat. Disamping itu dalam hal administrasi pengelolaan PNBP harus lebih baik.

Seiring dengan peningkatan kesejahteraan pegawai khususnya hakim, maka harus diimbangi dengan kinerja yang baik antara lain dalam memutus perkara maupun kualitas putusan. KPTA Mataram juga menyampaikan akan adanya pemisahan antara jabatan Panitera dan Sekretaris. DP3 Ketua Pengadilan Tingkat Banding nantinya akan dinilai dan diberikan oleh Ketua Muda Pembinaan MA RI.

Sementara itu Wakil Ketua PTA Mataram, Drs. H. Marsaid, SH., MH. dalam kesempatannya menyampaikan bahwa hakim harus menjadi teladan yang baik bagi pegawai yang lain. Bahwa dalam KMA No. 096/SK/10/2006, antara lain disebutkan bahwa Tugas Ketua Pengadilan Agama adalah memonitor tingkah laku hakim baik di dalam maupun di luar persidangan. Pada bagian lain disebutkan bahwa hakim yang telah melakukan unprofessional conduct (tidak profesional) dalam menjalankan persidangan dan melakukan tindakan tercela lainnya, meminta atau menerima suap, asusila yang merusak citra pengadilan, Ketua Pengadilan Agama wajib menonaktifkan sementara dan melaporkan ke Pengadilan Tingkat Banding untuk dinonpalukan. Pada akhir rakor diisi dengan diskusi dan tanya jawab dengan para peserta rakor sebelum acara ditutup. (TWIn)

PA Badung Gelar Rakor Bahas Persiapan PTWP Putaran Bali

Badung | pa-badung.go.id (22/03)
Dalam rangka persiapan Pengadilan Agama Badung sebagai tuan rumah latihan bersama PTWP putaran bali yang diadakan secara bergiliran tiap 3 bulan sekali. Maka Pengadilan Agama Badung melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka memantapkan persiapan untuk menghadapi event tersebut. Agenda rapat tersebut diantaranya membahas tanggal pelaksanaan event dan susunan panitia.

Rapat berlangsung di ruang sidang Pengadilan Agama Badung. Rapat dipimpin oleh Ketua PTWP PA Badung Nanang Moh. Nurhidayat, S.Ag dan didampingi oleh Ketua PA Badung Drs. H. Moh. Hifni, MA., Panitera/Sekretaris Lalu Murtajal, SH., Wakil Sekretaris Muaidi, SH dan dihadiri oleh Karyawan/Karyawati PA Badung.

Dari kesimpulan hasil rapat koordinasi tersebut, Event akan diadakan pada hari selasa tanggal 16 April 2013. Susunan panitia terdiri dari Karyawan/Karyawati PA Badung.
Di akhir acara Ketua PTWP PA Badung menyatakan kesiapan sebagai tuan rumah. Selanjutnya Ketua PA Badung menekankan kerjasama seluruh pegawai untuk menyukseskan event tersebut.