Berita Agama

Praya | pa-praya.go.id

Bertempat di ruang Media Center Pengadilan Agama Praya, Jum’at, 8 Januari 2021 Pukul 09.30 WITA, pimpinan Pengadilan Agama Praya Ketua Praya Baiq Halkiyah, S.Ag., M.H., dan Wakil Ketua Pengadilan Agama Praya Syafruddin, S.Ag., M.S.I, didampingi Panitera Drs. Ahmad, S.H., M.H., sekretaris PA Praya Ridho Rasyid, S.IP. dan Panitera Muda Hukum dan Kasubag Umum dan Keuangan menghadiri acara pembinaan oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Yth. Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. secara daring melalui aplikasi zoom meeting.

 

Pembinaan oleh Bapak Dirjen Badilag Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. secara daring melalui aplikasi zoom meeting

 

Sebagaimana tertera dalam Surat Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Nomor : 069/DjA/HM.00/1/2021, tanggal 6 Januari 2021, perihal "Undangan Pembinaan Awal Tahun 2021" bahwa selain untuk pembinaan juga diagendakan penandatangan Pakta Integritas dan penyematan PIN Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) bagi satuan Kerja di lingkungan Badan Peradilan Agama mendapatkan predikat WBK serta WBBM pada tahun 2020.

Pengadilan Agama Praya adalah salah satu satuan kerja penerima apresiasi dan penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari 51 (lima puluh satu) satuan kerja di Badan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agung Republik Indonesia. Hal tersebut tercantum dalam surat Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama  MA RI Nomor : 4563/DJA/HM.00/12/2020, tanggal 18 Desember 2020, perihal "Apresiasi Zona Integritas Menuju WBK/WBBM di Lingkungan Peradilan Agama Tahun 2020.

Dalam arahannya Dirjen Badilag menyampaikan apresiasi kepada seluruh satuan kerja yang telah meraih predikat wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) dalam pembangunan zona integritas.

 

KPA, WKPA, Panitera, Sekeretaris, Hakim, Kasubag PA Praya mengikuti Pembinaan secara daring

 

"Saya sampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh satuan kerja dilingkungan peradilan agama yang telah meraih predikat WBK dan WBBM dalam pembangunan ZI. Dan kepada satker yang belum meraihnya, tetap semangat dan bergerak cepat untuk melakukan evaluasi. Jangan ada kegagalan lagi tahun depan. Tahun 2021 seluruh satker di lingkungan peradilan agama wajib ikut penilaian ZI menuju WBK dan WBBM" tegas Aco Nur.

"Semua harus bersemangat, yang tidak bersemangat silahkan ke belakang. Kita semua harus selangkah lebih maju, tidak boleh lembek demi kejayaan organisasi peradilan agama" pantik Dirjen.

Lebih lanjut beliau juga menyampaikan agar satuan kerja yang memperoleh predikat WBK dan WBBM pertahankan. Kepada satuan kerja yang belum memperoleh predikat WBK terus berupaya, sambil terus secara ikhlas memberikan pelayanan yg terbaik bagi masyarakat.  Seluruh satker terus berupaya meningkatkan kinerja melalui komponen2 penilaian dalam penilaian Kinerja Triwulan Badilag. Memberikan perhatian yang maksimal terhadap kebersihan kantor, CCTV online, SIPP, PTSP dan dekorum sidang.

“Seluruh satker di lingkungan Peradilan agama tetap komitmen agar selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat” tegas beliau.

Pada kesempatan tersebut, Dirjen Badilag juga menyampaikan berbagai capaian prestasi yang ditorehkan oleh Badilag. Di antaranya Badilag telah melakukan kerjasama dengan negara timur tengah seperti Arab Saudi, Qatar, Sudan dan Kuwait. Kerja sama tersebut dalam bidang peningkatan sumber daya manusia bagi para hakim untuk mengikuti short course tentang ekonomi Islam. 

“ Namun karena kendala pandemic covid19, 40 orang Hakim yang diberangkatkan ke Riyadh ditunda dan akan berangkat jika keadaan sudah mulai membaik” tegas beliau.

Selain itu Badilag juga berlari dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat pencari keadilan dengan menciptakan inovasi Pelayanan dalam bentuk aplikasi. Aplikasi Gugatan Mandiri dan Aplikasi Validasi Akta Cerai. Kedua aplikasi ini kata beliau merupakan inovasi yang memberikan kemudahan kepada para pihak untuk berperkara di Pengadilan Agama. Dengan aplikasi Gugatan Mandiri, pihak yang berperkara dapat membuat gugatan secara mandiri dan dari tempat tinggalnya. Sedangkan Aplikasi Validasi Akta Cerai berguna untuk mengetahui keaslian akta cerai yang dikeluarkan oleh Pengadilan Agama. 

“Dengan Aplikasi validasi akta cerai ini dapat mendeteksi bila terjadi pemalsuan akta cerai. Semua pihak dapat memanfaatkan aplikasi ini. “ tukas beliau.

Setelah mengikuti acara pembinaan secara daring oleh Yth. DIrjen Badilag Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Agama Praya Praya Baiq Halkiyah, S.Ag., M.H.,memberikan briefing dan pengarahan kepada peserta pembinaan di ruang media center. Ketua Pengadilan Agama Praya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja sama dan kerja keras dari seluruh aparatur PA Praya untuk mewujudkan WBK dalam pelaksanaan tugas. Prestasi WBK ini sungguh sangat membanggakan. Namun tantangan di depan telah menanti yaitu perjuangan untuk mewujudkan PA Praya menjadi Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). “ kami berharap Tim pembangunan Zona Integritas harus lebih keras berikhtiar. Berusaha melahirkan kreasi dan inovasi untuk peningkatan kinerja, pemanfaatan teknologi untuk pelayanan internal dan eksternal dan menanamkan integritas dalam sikap sehari hari” lanjut Ketua PA Praya.(Tim IT PA Praya)